telur mentah vs telur matang
Hari ini saya melihat acara TV tentang tantangan. Si penantang menantang mas Ade ray adu panco! Yang mengganggu saya.. sebelum mulai, si penantang minum 10 butir putih telur mentah. Katanya supaya kuat!
Telur merupakan sumber protein hewani kualitas tinggi. 1 butir putih telur matang mengandung 4,2 gram protein, kuningnya mengandung 3,1 gram protein. Selain protein telur juga merupakan sumber vitamin A, asam folat, cholin, omega 3, calcium, fosfor dan biotin. Biotin adalah group dari vitamin B kompleks (vitamin B7). Biotin ini bekerja membantu proses pemecahan asam-asam amino. Bayangkan protein itu adalah tembok, asam amino adalah bata-bata yang membentuk struktur tembok tersebut.
Selain mengandung zat-zat gizi yang baik, telur juga mengandung suatu zat yang kurang baik bernama avidin. Avidin ini terdapat dalam telur mentah dan akan hilang apabila dipanaskan. Kenapa avidin ini kurang baik? Avidin bekerja menghambat penyerapan biotin dalam telur. Jadi..apakah makan telur mentah membuat kuat?? apakah tembok akan kuat tanpa bata-bata penusunnya?
Menurut penelitian, sistem pencernaan manusia lebih mudah mencerna protein telur yang sudah dipanaskan. Apabila mengkonsumsi telur mentah pencernaan manusia hanya dapat menyerap protein 51% sedangkan untuk telur matang pencernaan manusia dapat menyerap 91% protein.
Telur mentah juga mengandung kuman Salmonella, terutama jika tidak dibersihkan dengan baik. Kuman ini mati apabila dipanaskan. Jangan lupa juga untuk mencuci telur sebelum disimpan dalam lemari pendingin. Kuman Salmonella dapat menyebabkan gangguan pencernaan dan demam.
So ..telur mentah vs telur matang? telur matang pemenganya. Sama seperti acara TV tersebut, tentu mas Ade ray pemenangnya!
dr. B